Puisi : Istri Shalihah


Ilustrasi : Bulan bersama bayang

mjulkifli – Rasa sakit itu mendera..Sekujur tubuh lunglai tiada terperikan..Disana bulan mengejek puas..Tak satupun iba dan itu ia sampaikan..ucapan ” Selamat tinggal bayangku”..Hanya itu..
Hingga berkecamuklah bayang itu..Terbawa sampai hilangnya bayang itu sendiri..tersenyum masam sambil berucap “Semoga menjadi istri shalihah..”

Ketika bulan kembali tampak..Ia tersenyum..Senyum dikulum tanpa sisi..Pertanda jiwanya resah sambil kerahkan pelitanya dan berucap “Selamat tinggal bayangku”..Pelita semakin benderang namun bayang berpendar sesekali memendam rasa dan berucap ” Biarlah..kutitipkan saja pada pelitamu, semoga engkau menjadi istri shalihah…”

Duhai..sekiranya..bulan itu..tersenyum dengan sisi sama..ikhlas..beriba..ada atsar jejak langkahnya..alangkah indahnya penduduk bumi..alangkah bahagianya bayangmu..Ia tak kan masam dan tak pula berkata..”Biarlah…” dan hanya berucap “Semoga menjadi istri shalihah…”

Sumber : //mjk

Advertisements
This entry was posted in Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s