SABAR MENDAPAT COBAAN


Penuh Khusuk dan Tawadhu

mjulkifli – Saudaraku, mari kita cerna apa yang terjadi disekitar kita. Mulai bergeraknya kehidupan aktivitas manusia juga seluruh makhluk alam semesta ini. In the world is very beauty and nice that could be sense life on the whole of element objection. Dalam ilmu metode elemen hingga “the finite element method” bahwa ternyata material/elemen dengan segala karakteristiknya dapat menjadi sampel analisa dengan perhitungan matrik komplek sebagai wakil dari keseluruhan material tersebut. Analisa material serumit apapun akan dapat terselesaikan dengan metode ini. Maksudnya begini, kita hidup barangkali harus menjadikan ibroh/tauladan/contoh yang terjadi pada orang-orang yang memiliki track record baik mulai aktivitas sehari-hari, perjuangannya sampai pada kehidupannya, berdarah-darah penuh kesedihan dan akhirnya ia bangkit laksana rajawali bebas terbang keangkasa. Begitupun masalah, serumit apapun insyaallah akan dapat terselesaikan lepas membuncah dalam keseharian berupa jalan keluar. Inna ma’al usri usra wa inna ma ‘al usri usra – Sungguh setelah kesulitan ada kemudahan dan sungguh sesudah kesulitan ada kemudahan.
Saudaraku, itulah seorang manusia ummi dilahirkan dalam gurun sahara kering tandus dengan suasana masyarakat paling jahil bodoh sepanjang sejarah. Sejak kecil selalu dirundung duka nestapa, penuh luka kesedihan ditinggal ayahnya sebelum lahir. Barangkali ia belum pernah melihat senyum figur lelaki sebagai pelindung pertama semenjak bersentuhan dengan bumi. Maybe nobody touch him with the smooth hand as a good father.
Saudaraku, jeritan seorang bayi baru lahir hanya dapat disentuh oleh seorang wanita sabar tanpa pendamping dan itupun hanya berlangsung cuma enam bulan. Masyaallah..distressed, tragic the baby. Menyedihkan sekali bayi itu tak ada sentuhan seorang ayahanda dan bunda dalam suasana hiruk pikuk alam dan masyarakat jahil. Namun jangan khawatir masih ada sentuhan dari Maha pemberi sentuhan, sentuhanNYA dapat merubah air asin jadi tawar, gelap jadi siang, sedih jadi bahagia, distressed to be happy. Namun bagi kita pandangan manusia, bayi tersebut sangatlah memprihatinkan bayangkan tanpa orangtua namun nantinya akan menjadi seekor rajawali merajai dunia. Saat akan beranjak dewasa tempaan berupa kesedihan tidak luput dari hidupnya. Siang malam selalu bermimpi akan ayah bundanya tidak tergambar wajah ayah, begitupun bundanya barangkali temeram wajah bundanya lupa sama sekali.
Saudaraku, anak tersebut baru tersentuh belaian seorang bapak dari ayahandanya setelah ditinggal ibunya. Rasa riang anak itu dalam hidupnya ia reguk laksana mereguk tetesan air bening sejuk tertumpah dari gunung. Masa kanak-kanak dengan seorang kakek yang sangat menyayangi dan mencintainya tumbuh menjadi anak yang cerdas namun masih tersirat gurat kesedihan.
Saudaraku, masa bersama kakeknya ia reguk kebahagian sedemikian rupa namun hal itu tidak berlangsung lama. Menyedihkan, baru ia nikmati masa keindahan dan kebahagiaan selama beberapa masa mungkin sampai umur 6 tahun, terenggut kembali kebahagiaan itu laksana terenggutnya anak ayam disambar gagak hitam. Tempaan, ujian dan cobaan yang silih berganti bagi anak manusia adalah kehendak-NYA. Inipun yang terjadi pada anak ini ditempa namun kita sebagai manusia tidak menyadarinya. Kesedihan yang ia jalani sebagai anak kecil . Innocent childhood. No understood to surrounding entire and had been left a loved grandfather. Menyedihkan sekali..
Saudaraku, itulah sekelumit ibroh sebagai “finite element method” dalam mengarungi hidup dan kehidupan kita, dimana anak yang selalu dirundung nestapa dan kesedihan, tumbuh menjadi manusia paripurna sebagai panutan ummat di akhir jaman, di seluruh dunia mulai jazirah arab, bizantium, asia bahkan eropa dan amerika. Ia manusia besar yang tiada tandingannya dijagat raya ini walau hampir seluruh hidupnya selalu dirundung sedih dan nestapa sampai akhir hayatnya. Betapa tidak walau ia manusia besar dan paling dicintai-NYA masih berbenturan dengan nestapa, karena lapar yang teramat sangat, perutnya diikat bersama batu kerikil sehingga bunyi gemertakan.
Saudaraku, tataplah hidup ini dengan dada tegak sosonglah ujian dengan ikhlas dan sabar. Hisaplah keikhlasan dan kesabaran tersebut sampai sumsung tulang paling dalam hingga membahana bagi kehidupan kita masa kini dan nanti, anggaplah semuanya adalah cobaan untuk menjadi rajawali yang bebas terbang keangkasa..
Allahumma sholli ‘ala muhammad wa ‘ala ‘alihi muhammad.
Wallahu’alam bissowab.

/mjk

Advertisements
This entry was posted in Al Islam, Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s